Tetaplah tangguh layaknya suket.
Suket, atau yang dalam bahasa Indonesia disebut rumput adalah tanaman liar yang bisa tumbuh dimana saja, terutama di tempat yang lembab, namun tetap terkena cahaya matahari. Suket bisa tumbuh di sawah, di halaman rumah, di tanah lapang, di pinggir jalan, dan di berbagai tempat lainnya.
Bentuknya kecil, tidak tumbuh tinggi, batangnya pun kecil, dan berdaun sempit. Kebanyakan orang menganggapnya ilalang. Ya, ilalang pengganggu yang dianggap harus dibasmi. Tak banyak orang yang meremehkan. Bahkan menginjak-injak hingga memangkasnya. Tapi ia tetap berdiri dan mempertahankan diri. Apapun yang terjadi. Selama itu masih bisa membuatnya tetap bertahan dan akar masih tertancap dalam tanah.
Rumput kerap kali dianggap sebagai tumbuhan liar. Namun, dalam segi estetika taman, rumput menjadi bagian yang tak terpisahkan.Biarkan ia tumbuh dengan penataan yang baik.
Suket berusaha menunjukan bagaimana seseorang harus bisa bertahan dalam menghadapi apapun. Ya, seperti suket. Yang selalu berusaha tetap tegar, dalam segala keadaan. Panas, terik, hujan, badai, pangkasan manusia, dan berbagai terjangan lainnya. Suket berusaha untuk selalu mempertahankan keberadaannya untuk tetap mewarnai dunia dengan warna hijaunya yang menyejukkan.
Meskipun suket selalu dianggap sebagai benalu dan beberapa orang bahkan menganggapnya sebagai perusak pemandangan. Namun, suket tak pernah luput menunjukkan keberadaannya dengan segala ketangguhannya untuk meraiih eksistensi dan pengakuan atas keberadaannya di dunia.
Suket tidak akan pernah marah ketika suket direndahkan, diinjak dan dianggap sebagai benalu. Suket tetap berusaha dapat menempatkan dirinya sesuai tempatnya. Suket sangat mengerti akan dirinya yang memang kecil, lemah tak berdaya. Tak pernah mengeluh meskipun tak pernah dianggap. Suket berusaha membagi kebahagian akan kehijauan dirinya untuk mewarnai dunia. _HR
Komentar
Posting Komentar